In My Room

Review Skincare: Vaselin Petroleum Jelly

1502660138451
Kemasan 50 ml

Kaki adalah salah satu bagian tubuh yang terkadang bikin aku frustasi.

Dulu zaman kulihan, kulit kakiku mulus dan terawat. Mulus dalam artian masih enaklah dipandang, walaupun nggak sebening kaki Selena Gomes hehe ~ Setidaknya dulu masih punya waktu ngerawat, meski ala sederhana dan di rumah. Aku bukan tipe ke salon, jadi lupakan opsi itu …

Tapi ketika udah nikah dan punya anak, intinya berkeluarga, kulit kakiku berubah kasar dan kering-kering. Sekali-kali terlihat kusam, bahkan kelihatan dekil. Bisa jadi karena efek pekerjaan rumah tangga yang aku lakukan, terus efek malas karena capek, atau nggak sempat. Terus karena efek sering naik motor pakai sandal jepit, jadinya belang x_x

Paling kesal itu kalau pakai flat shoes, mau tepok jidat. Jelek banget sumpah!!

Dalam hati, Ya Tuhan!! Kok gini banget kulit kakiku.

Aku rajin pakai lotion selesai mandi, nggak mempan.

Aku pakein body butter sebelum tidur, ya tahannya Cuma sebentar, besok pagi ketika kaki cuci, eh balik kering lagi.

Aku pakein lotion serum, efeknya sama kayak body butter. Tahan sebentar. Trus sama aja

Aku mulai rajin pakai sneaker kalau kemana-mana, emang kulit jadi agak sedikit bersih, tapi keringnya nggak hilang.

Terus aku lihat iklan Vaselin® Repairing Gel (sesuai nama iklan di tv) atau juga dikenal sebagai Vaselin® Petroleum Jelly yang katanya setelah sukses di negara-negara dengan iklim ‘ganas’ mulai masuk ke Indonesia.

Awalnya masih langka, malah di kota kecil Meulaboh, paling barat dan paling ujung di Aceh, produk gitu bisa nunggu bulanan sebelum masuk. Dugaan aku memang benar.

Aku udah persiapkan uang buat beli skincare ini, dan cari kemana-mana nggak ada.

Sampai suatu hari lihat katalog Indomaret Vaselin® Repairing Gel dijual di Indomaret dengan harga special. Harga aslinya sekitar 30ribuan – 35ribuan, tapi karena lagi promo dijual 20.900 nggak ada alasan lain langsung beli dan masukin kantong belanjaan.

~***~ Continue reading “Review Skincare: Vaselin Petroleum Jelly”

In My Room

Seorang Ibu Nggak Punya HAK Sakit

Tidak ada yang mudah …

Bahkan sesuatu yang terlihat mudah tidak pernah sempurna kita kerjakan.

Dari status ‘bunda’ yang aku sandang, begitu banyak sesuatu yang terlihat mudah dulunya, kini terasa sulit untuk aku lewati.

Ini hanya sekedar sharing, suatu pengalaman yang mungkin baru buatku dan bisa jadi ‘sesuatu’ ketika aku menulis dan membagikannya ke luar sana.

Sudah 6 hari aku demam. Tepatnya sih dimulai tanggal kamis, 14 juli 2017. Bahkan sekarang, ketika aku nulis ini, kondisi aku belum sehat betul. Ditambah Zayan batuk-batuk, bikin aku terjaga hampir semalaman. dan rasanya kantung mataku makin parah.

Awalnya sih demam aku parah. Seperti demam pada umumnya, badan meriang panas dingin dan semalaman itu aku nggak bisa gerak. Terlalu lemas. Tapi aku teringat Zayan. Gimana nasibnya kalau aku besok nggak sembuh?

Siapa yang mandikan Zayan?

Pakaikan pakaian Zayan?

Suapin makan Zayan?

 Antar Zayan sekolah?

Belum lagi ingat, kalau Zayan itu YA TUHAN lasaknya luar biasa. Mama nggak sanggup lagi kejar Zayan atau pakein baju Zayan kalau anak itu mulai bertingkah. Makanya aku kepikiran terus.

Continue reading “Seorang Ibu Nggak Punya HAK Sakit”

In My Room

Nolong Itu Harus Iklas

Aku bingung …

Tulisan ini termasuk menjelekan nggak ya?

Tapi menurut aku, asal nama orangnya nggak disebut dan nggak menyebutkan ciri-ciri yang mengarahkan pembaca untuk menebak siapa “tokoh utama” dalam cerita aku ini, aku rasa nggak masalah.

Apa kamu sependapat juga?

Lalu, kalau nggak aku tulis, aku nggak bisa ngebiarin ini terulang lagi.

Oke … kalian yang membaca dan kalian yang memutuskan. Apakah ini pantas aku tulis atau tidak Continue reading “Nolong Itu Harus Iklas”

In My Room

Review Film: Definitely Maybe

MV5BMTc1Mzc1ODMxMF5BMl5BanBnXkFtZTcwNDY1MzU1MQ@@._V1_

SPOILER PARAH!!!

Apakah aku terlalu telat untuk menulis pendapat aku tentang film ini? Karena film Definitely Maybe ini tayang tahun 2008, itu artinya sekitar 9 tahun lalu.

Kalau iya, abaikan saja .

Kalau tidak, silahkan lanjutkan membaca

Film ini direkomendasikan seorang teman. Aku memang lagi butuh, katakanlah semacam pengalih perhatian dari beberapa hal yang mengusik pikiran aku. Makanya saat aku butuh hiburan dengan menonton komedi romantis (percayalah, aku nggak pernah nonton film dengan genre ini seumur hidup) aku langsung menikmatinya sampai selesai.

Hasilnya?

Aku cukup menyukainya, walaupun hampir saja berhenti di tengah jalan. Dan ini karena satu adegan, lebih tepatnya dialog yang bikin aku bertahan sama film ini.

Well, seperti biasa aku bakal spoiler habis-habisan. Jadi hentikan membaca saat kamu ingin berniat menonton film ini. Continue reading “Review Film: Definitely Maybe”

In My Room

Review: Awetnya kulit yang lembab dengan Natur- E Advanced Hand& Body Lotion

20170524_154559Beli hand & body lotion ini nggak sengaja. Karena lagi ada diskon 50% di indomaret dari harga 38ribuan kalau nggak salah, jadi 18ribuan. WOW … siapa coba yang nggak pengen beli. Karena aku tahu, Body Lotion Natur – E ini harganya setipe dengan Vaseline kan, kecil-kecil tapi harganya bisa makan tiga porsi bakso wkwk tentu ada harga ada kualitas, itu yang selalu aku percaya.

Tapi selama ini, dari zaman aku SMP sampe kuliahan terus nikah, aku setia pake hand & body lotion Marina. Dan ya cocok-cocok aja. Kulit aku juga tetap sehat dan nggak masalah dengan namanya kulit kering, kecuali bagian kaki.

Nah karena udah kebeli, aku searching dong di google, masa iya aku nggak pengen tahu produk yang aku pakai di badan itu fungsinya buat apa.

Dan saudara-saudara. Ternyata Natur-E Advanced ini sangat dianjurkan untuk cewe-cewe yang masuk usia kepala tiga. Kenapa? Karena mengandung antioksidan tinggi yang berfungsi mencegah penuaan dini.

Siapa yang nggak  mau punya kulit ala-ala remaja 17 tahun keke~ Continue reading “Review: Awetnya kulit yang lembab dengan Natur- E Advanced Hand& Body Lotion”