Zayan's Story

Zayan’s Story: Sikat gigi #1

Kenapa judulnya  Zayan’s Story: Sikat gigi #1?

Karena firasat aku, bakal ada kisah lanjutan dari Zayan yang lagi senang sikat gigi ini ^^

Tiga hari belakangan ini, aku lagi perhatikan Zayan sikat gigi.

Alasan kenapa aku nahan tulisan ini sampai tiga hari (terhitung tulisan ini di posting, berarti sekitar 5 hari) adalah karena aku pengen lihat, Zayan beneran udah paham pentingnya sikat gigi atau Cuma mood-mood dia aja.

Dan ternyata sodara-sodara, Zayan konsisten sampai hari ini hoho… aku tertawa bahagia dan lucu ngelihat Zayan.

Pertama kuatir. JELAS!!

Takut dia nelen odol

Takut dia nelen busa odol

Atau dia nelen air kumur-kumur (eh Zayan pintar ternyata kumur-kumur, entah siapa yang ngajarin. Yang jelas bukan aku haha)

Dan takut-takut akan lainnya yang nggak terduga dari kisah Sikat Gigi & Anak Balita

Dan kekhawatiran aku Cuma sebatas kekhawatiran khas emak-emak.

Nyatanya, selama aku perhatikan Zayan aman-aman aja. Sikat giginya jago, walau masih di bagian luarnya aja.

Kumur-kumurnya jago

Ngerti “buang” busa sikat gigi.

Jelas aku bangga. Kenapa? Karena beberapa blog parenting yang aku baca, ada emak-emak yang rempong habis ngajarin anaknya sikat gigi. Belum lagi kalau anaknya nolak sikat gigi. (Read: Ini bakal aku masukan dalam bahan tulisan percakapan aku dengan temanku nanti. Masih dalam tahap HARUS di edit)

Terus apa rahasianya?

NGGAK ADA

Sikat gigi memang udah aku sediakan sejak Zayan umur 2 tahun.Tapi belum pernah dia pake sampai sekarang, dan beberapa hari yang lalu dia minta sendiri.

“Bunda, sikat gigi.”

“Adek sikat gigi.”

Aduh gemessiiinn, sumpah!!

Karena aku emang nggak nargetin Zayan sikat gigi, jadi aku nggak tahu dimana tips & trik yang bisa aku bagi.

Tapi yang jelas, siapkan aja sikat gigi jauh-jauh hari. Kan ada sikat gigi untuk anak-anak. Odolnya rasa buah-buahan.

Mungkin aku bisa nebak apa yang bikin Zayan tertarik buat sikat gigi.

Pertama, dia suka perhatikan aku, atau orang rumah sikat gigi. Rasa penasaran dia mungkin tertantang.

Kedua, dia sering nunjuk iklan di tv yang ada anak-anak sikat gigi. Dan terkesan tertarik

Selebihnya, jujur aku nggak tahu.

Tapi syukurlah, ini nggak jadi PR tambahan aku. Karena masih banyak PR yang harus aku kerjakan sebelum Zayan masuk PAUD di usia 3 tahun.

Tapi inti dari segala sesuatu adalah jangan paksa anak-anak. Biarkan aja mereka berkembang sesuai keinginan mereka. Tugas orang tua Cuma ngebimbing.

Apa bunda punya kisah tentang anak-anak yang sudah atau belum mau sikat gigi?

Share juga yah ^^

Muhammad Zayan Fahlevi

2 Tahun, 6 Bulan, 10 Hari

~~~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s